Selasa, 06 Maret 2012

Step by Step Perencanaan Sistem Plambing

Pada kesempatan ini, akan ditulis mengenai langkah langkah yang biasa dilakukan dalam perencaan sistem plambing. Kasus yang diambil sebagai sampale adalah bangunan ruko - ruko di suatu kota tertentu. Bangunan ini sangat sederhana, sehingga kita lebih mudah untuk mengerjakan dan menganalisa.
Pada postingan ini tidak akan di jabarkan langkah demi langkahnya secara mendetail, tapi hanya akan dijelaskan sekilas saja, uraian yang lebih mendalam akan dijelaskan pada tiap langkahnya dalam postingan yang berikutnya. Boleh dikatakan postingan berikutnya akan bersifat kronologi atau boleh juga dikatakan sebagai tutorial bagi yang ingin mempelajari hal ini lebih lanjut.
Perencanaan sistem plambing merupakan bagian dari perencanaan bangunan atau kawasan itu sendiri, perencanaan ini sifatnya sangat tergantung dari perencanaan arsitektur bangunan atau penataan kawasan, apabila rancangan arsitekturalnya berubah, secara otomatis rancangan sistem plambing juga harus mengikuti perubahan arsitektural. Konsekwensinya, ketika kita merencanakan sistem plambing dalam bangunan, kita harus terus menerus berkoordinasi dengan perancang bangunan atau arsitek. Perencanaan arsitektural itu sendiri biasanya dibuat beberapa tahapan, seperti : tahap pra studi kelayakan, studi kelayakan, pra rencanca, perencanaan detil dan perencanaan untuk konstruksi. Sifat dari perencanaan plambing juga biasanya selalu mengikuti tahapan perencanaan arsitektural.
Dalam prakteknya biasanya tahapan perencanaan sistem plambing dimulai dengan penerimaan gambar denah kawasan atau bangunan dari perencana arsitektrual beserta kerangka acuan kerja (Term of Reference) sampai dengan penyerahan gambar rancangan sistem plambing dilengkapi dengan Rencana Anggaran Biaya, Rencana Kerja dan Syarat -Syarat dan dokumen dokumen penunjang lainnya.
Perlu diingat yang akan ditulis disini adalah bukan MUTLAK hal yang SEHARUSNYA dilakukan, tapi hanya sekedar menuliskan apa yang dialami penulis, dengan kata lain hanya berbagi pengalaman atau sharing saja, tidak ada niatan untuk menggurui kepada siapa pun :-).

0 komentar:

Poskan Komentar